Tampilkan postingan dengan label Syi'ar Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Syi'ar Islam. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Oktober 2018

KHUTBAH JUM’AT Bencana Alam Negeri Kita


Bencana Alam Negeri Kita

إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا
يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا  أَمَّا بَعْدُ
WAQOLA TA’ALA….

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ
 Jamaah jum’at ingkang dipun rahmati dening Allah...
Pertama-tama, marilah kita tingkatkan kualitas taqwa kita pada Allah dengan berupaya maksimal melaksanakan apa saja perintah-Nya yang termaktub dalam Al-Qur’an dan juga Sunnah Rasul saw. Pada waktu yang sama kita dituntut pula untuk meninggalkan apa saja larangan Allah yang termaktub dalam Al-Qur’an dan juga Sunnah Rasul Saw. Hanya dengan cara itulah ketakqawaan kita mengalami peningkatan dan perbaikan….
Selanjutnya, shalawat dan salam mari kita bacakan untuk nabi Muhammad Saw sebagaimana perintah Allah dalam Al-Qur’an :أعوذبالله من الشيطان الرجيم
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya bershalawat atas Nabi (Muhammad Saw). Wahai orang-orang beriman, ucapkan shalawat dan salam atas Nabi (Muhammad) Saw. ( Al-Ahzab : 56)

Jemaah Jumat Rohimakumullah
Setiap maksiat lahir karena dorongan nafsu, sesungguhnya masih ada harapan ampunan dari-Nya. Akan tetapi, setiap maksiat yang lahir karena dorongan rasa sombong, sungguh tidak ada harapan pengampuanan dari-Nya. Mengingat demikianlah kedurhakaan yang dilakukan iblis berawal dari rasa sombong.
Nabi Adam diturunkan ke bumi (dunia) ditugaskan sebagai kholifah, mengatur urusan dunia berdasarkan aturan Allah. Maka tidaklah dikatakan sebagai pemegang amanah, makhluk yang ditugaskan sebagai pemimpin di muka bumi, membuat berbagai kerusakan, baik kerusakan alam ataupun kerusakan moral dan tatanan. Sebagaimana yang telah Allah perintahkan dalam surat Al-Qoshosh 28:77
 “Janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan”
Membuat kerusakan atau membuat kehancuran artinya secara fisik merusak lingkungan, seperti menggunduli hutan, eksploitasi sumber daya alam, mencemari lingkungan, dll. Oleh karena itu, semua negara beradab memiliki undang2 lingkungan hidup, bahkan hampir semua negara di dunia meratifikasinya.
Jemaah Jumat yang kami muliakan
Apa artinya? Merusak lingkungan secara fisik, semua orang yang berpikiran waras tahu! Bahkan tahu cara menghindarinya, termasuk menghindari dari melakukan perbuatan yg sia-sia. Sampai-sampai di pembungkus benda itu tertulis “…menyebabkan mati,” namun tidak terbaca.
Ada kerusakan yg tidak kalah bahayanya, yaitu membuat kerusakan non-fisik. Ini pun sebenarnya banyak diketahui oleh manusia, apakah beriman atau kafir, yaitu perbuatan maksiat. Perbuatan yang akan menjerumuskan manusia dalam lubang kesengsaraan, baik kesengsaraan hidup didunia maupun kesengsaraan karena tidak bisa selamat dari ancaman api neraka. Sementara Allah sudah memerintahkan agar kita menjaga diri dan keluarga kita dari api neraka seperti yang telah Allah perintahkan dalam Al Quran surat at-Tahrîm:6
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ
Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allâh terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.
Perbuatan maksiat, seperti minum khomer, judi, zina, fitnah, adu domba, merendahkan martabat orang lain, meninggalkan sholat, puasa, dan tidak membayar zakat, serta bermegah-megahan atau berlomba lomba dalam menumpuk harta kekayaan untuk kesombongan adalah perbuatan tercela yang dibenci oleh Allah SWT. Perbuatan-perbuatan tersebut dapat merusak dunia, bahkan dapat mempercepat kehancuran bumi.
Berbagai macam perbuatan syirik, meminta minta kepada selain Allah adalah sebuah perbuatan yang sangat rentan sekali menimbulkan murka Allah. Apalagi jika didalam masyarakat tersebut, sudah kompak dan seguyub untuk mengadakan acara acara ritual yang mengandung unsur unsur kesyirikan. Seperti memberikan sesajen kepada para jin, dedemit, danyang dan berbagai macam bentuk peribadatan kepada selain Allah adalah bentuk nyata dari kesyirikan, bentuk nyata dari mensekutukan Allah. Lalu bagaimana mungkin, kita mengaku beriman kepada Allah, mengaku bahwa Allah Maha Kuasa tetapi disisi lain, kita mengharapkan perlindungan kepada selain Allah.
Jamaah jum’at yang dimuliakan Allah
Telah sampai ramainya berita kepada kita, berbagai bencana melanda negeri kita, Gemba bumi, tanah longsor, tanah amblas, banjir, tsunami, gunung meletus dll. Kita lihat bagaima dahsyatnya gempa yang mengguncang lombok, gempa yang mengakibatkan ribuan rumah hancur, ratusan orang menjadi korban, tanah tanah retak, gedung gedung runtuh dan jalanan pun rusak.
Belum lama juga bisa kita saksikan, baik melalui berita di tv ataupun internet, bagaimana dahsyatnya bencana yang menerjang kota Palu, sigi dan donggala. Saking lengkapnya bencana yg ada, seolah olah tidak ada lagi tempat bagi manusia untuk bisa selamat. Yang di dekat laut diterjang tsunami, yang di pegunungan di terjang gempa hingga mengakibatkan longsor, yang di daratan datar di terjang tanah amblas, tanah yang semula padat tiba tiba berubah menjadi lumpur dan menenggelamkan apa saja yang ada di atasnya, rumah, mobil, gedung gedung beserta manusia yg ada di atasnya amblas tertelan lumpur. Seolah olah bumi sedang murka dan menelan manusia beserta harta bendanya kedalam bumi.
Bila dilhat dari segi ilmu geologi atau ilmu bumi, berbagai macam gempa terjadi dikarenakan adanya pergerakan lempeng bumi, pergeseran lempeng tektonik, dll. Tidak ada yang salah dengan ilmu pengetahuan ini, karena bumi, gunung gunung, air, api, bebatuan dan segala yg ada di dunia ini memiliki sifat dan karakter, memiliki pola dan kebiasaan yang nantinya bisa dipelajari untuk dijadikan sebagai bekal dalam memahami tanda tanda alam.
Akan tetapi, harus pula selalu diingat, bahwa dunia dan segala isinya tunduk dan patuh pada perintah Allah, Allah perintahkan bumi untuk bergetar, maka bergetarlah bumi kita, terjadilah gempa, terjadilah tanah longsor. Allah perintahkan untuk meluap, maka meluaplah lahar gunung berapi, maka meluaplah air laut menerjang daratan menjadi bencana tsunami yang menakutkan. Begitu juga tanah yang kita pijak, tunduk dan patuh kepada perintah Allah, maka ketika Allah perintahkan tanah untuk menelan manusia, maka berubahlah ia menjadi lumpur, menelan segala sesuatu yang ada diatasnya. Bila Allah telah murka, maka tidak ada lagi yang bisa menolong kita, jin, setan, dedemit, danyang danyang tidak akan ada yang punya kuasa untuk menahan kehendak Allah.
Apabila kita telah beriman kepada Allah, tidak mensekutukannya, tidak bermaksiat kepadaNya, kemudian datang bencana, maka insyaAllah, bencana itu adalah ujian orang beriman, ujian yang akan membawa kita mencapai derajat yang lebih tinggi. Akan tetapi jika kita mensekutukan Allah, bermaksiat kepadanya, berjudi, berzina, meminum khamr atau minuman yang memabukkan, melakukan perbuatan perbuatan keji yang menyalahi kodrat manusia, kemudian datang bencana, maka bisa jadi bencana yang datang itu adalah adzab bagi kita.
Karena itu, mari dekatkan diri kita kepada Allah, jauhi segala bentuk kemaksiatan, jauhi segala bentuk kesyirikan. Saling mengingatkan sesama kita, agar Allah jauhkan kita dari adzab dan menurunkan rahmatnya kepada kita semua.
Jemaah Jumat Rohimakumullah
Setiap orang dapat menyumbangkan terjadi bencana, bencana itu pun dapat mempercepat kiamat. Apa gerangan? Yaitu golongan mutrofin. Golongan yang melakukan kemaksiatan dan bermegah-megah. Allah telah memperingatkan di dalam Al Qur’an
 “…dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menaati Allah), tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu. Sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami),  kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya” (al-lsro :16).
Jemaah Jumat Rohimakumullah
Jauhilah perbuatan perbuatan keji, jauhi perbuatan perbuatan syirik dan jauhi segala bentuk kemaksiatan. Tekadkan mulai saat ini, tidak akan ada lagi perbuatan syirik di tempat kita, tidak boleh ada lagi perbuatan zina, mabuk, judi di tempat kita. Hilangkan suap menyuap dalam masyarakat kita. Jadikan daerah kita sebagai daerah yg diberkahi, bukan sebagai daerah yang dimurkai oleh Allah. Bila kemaksiatan marak di sebagian dari kita, sementara tidak lagi ada orang yang menyeru memberi peringatan kepada pelaku maksiat tersebut untuk kembali kepada Allah, maka adzab Allah akan menimpa keseluruhan masyarakat itu. Karena tugas kita sebagai khalifah di muka bumi, bukan hanya harus mentaati perintah Allah, akan kita juga berkewajiban menyeru manusia, mengajak manusia untuk taat kepada Allah.
Mari kita sama sama mulai berbenah, telah cukup peringatan dari Allah melalui berbagai bencana yang terjadi di negeri ini, sekarang waktunya bagi kita memperbaiki diri, mulai menjaga ketaatan, mulai menjaga diri dari perbuatan perbuatan yang mengundang bencana dan adzab. Semoga Allah mengampuni kita, selalu memberikan kita petunjuk agar menjadi golongan orang orang yang sholeh, orang orang yang di ridloi amal ibadahnya dan mejadi golongan Ahli surga.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ
وَ قُلْ رَبِّ اغْفِرْ وَ ارْحَمْ وَ أَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمينَ َ

Kamis, 09 Agustus 2018

Emphati – Etika – Adab Dalam Berdangan


Emphati – Etika – Adab Dalam Berdangan


Manusia adalah makhluk dengan akal pikiran, rasa (perasaan), Emosi (nafsu) dan insting yang melekat dalam dirinya semenjak dilahirkan. Bekal ini adalah bawaan lahir manusia secara normal. Semua unsur tersebut dibutuhkan oleh manusia, untuk bekal dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya di dunia. Saat terjadi harmonisasi dan keseimbangan diantara untsur unsur tersebut, maka kedamaian dan ketentraman akan menyelimuti manusia tersebut, akan tetapi bila terjadi ketimpangan, yang biasanya berupa dominasi salah satu unsur atas unsur lainnya, maka yg terjadi adalah keresahan, kepanikan, kekhawatiran, rasa sakit, tidak nyaman dan lain sebagainya.

Jumat, 03 Agustus 2018

DOSA JARIYAH


Oleh: Moch Hisyam
Dosa jariyah adalah dosa yang terus mengalir pada diri seseorang sekalipun orang itu telah meninggal dunia. Dosa yang akan tetap ditimpakan kepada orang tersebut, sekalipun dia tidak lagi mengerjakan perbuatan maksiat itu.

Dosa jariyah ada dalam ajaran Islam. Hal ini dapat kita pahami dari hadis Nabi Muhammad SAW. Rasul bersabda, "Tidaklah setiap jiwa yang terbunuh secara zalim, kecuali putra Adam yang pertama (Qabil) mendapatkan bagian dari dosa penumpahan darah, karena dialah orang pertama yang melakukan pembunuhan." (Muttafaqun alaih).

Senin, 02 Juli 2018

BAHAYA SYIRIK DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT DESA


BAHAYA SESAJEN DAN TUMBAL
Di dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia, tumbal adalah sesuatu yang digunakan untuk menolak penyakit dan sebagainya, atau tolak bala. Sedangkan sajen merupakan makanan atau bunga-bungaan dan sebagainya yang disajikan kepada orang (makhluk) halus dan semisalnya.
Lokasi Pemasangan Banner : Punden Dresan Kidul Ds. Sekarsari
Tumbal, dalam prakteknya lebih khusus atau identik dengan sembelihan dan kurban, sedangkan sesajen biasanya berbentuk makanan yang siap dihidangkan seperti: Jenis-jenis bubur; Buah; Daging atau Ayam yang telah dimasak, dan dilengkapi dengan berbagai macam bunga serta terkadang uang logam.

Jumat, 18 Mei 2018

Kegiatan Bulan Ramadhan Masjid Baitul Haq


Jadwal Kegiatan Bulan Ramadhan
Masjid Baitul Haq
Dukuhan Deresan Ds. Sekarsari Kec. Sumber Kab. Rembang, 59253


1.    Kegiatan Rutin (Harian)
No
Nama Kegiatan
Pelaksana
Jam
Keterangan
1
Kuliah Subuh
Ust. Sutarno
05.00
Tema Menyesuaikan
2
Tilawah Anak Anak
Asrori
16.30
-
3
Kajian singkat (Kultum)
Agung Dwi
17.15
Tema Menyesuaikan
4
Ta’jil Buka Puasa
Seluruh warga
17.30
Pelak Sesuai Jadwal
5
Sholat Tarawif
Ta’mir
19.00
-
6
Tilawah
Partisipan
20.00
-

2.    Kegiatan Pengajian Akbar
No
Hari
Pemateri
Waktu
Materi
1
Kamis, 24 Mei 2018

16.00 WIB
Fiqh Puasa
2
Kamis, 31 Mei 2018

16.00 WIB
Puasa Ajang Berlatih
3
Kamis, 07 Juni 2018

16.00 WIB
10 Hari Terakhir ramadhan
4
Senin, 11 Juni 2018

16.00 WIB
Idul Fitri dan Zakat
*Kegiatan pengajian akbar disusul dengan acara buka puasa dengan ta’jil dan makan bersama

Istiqomah Itu Mudah


Iya.... istiqomah itu mudah, tidak sulit, karena Allah tidak mungkin memerintahkan kepada kita kepada sesuatu yang tidak mampu kita jalani. Allah yang menciptakan kita, paling faham dengan diri kita, kemampuan kita dan berbagaimacam sifat unik dari masing masing kita.

Lalu kenapa banyak yang gagal dalam ber istiqomah, banyak yang merasakan berat, tidak mampu dan menyerah ditengah jalan saat akan ber istiqomah dalam menjalankan atau berpegang pada prinsip kebaikan.

Rabu, 25 April 2018

Khutbah Jum'at Boso Jowo Pemuda Sukses


KHUTBAH JUM’AT
"Pemuda Sukses"
إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا
يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا  أَمَّا بَعْدُ

Rabu, 15 November 2017

Secangkir Kopi Dan Segelas Arak


Ok... episode kali ini, lanjutan dari yang kemaren "KLARIFIKASI DAN PROKLAMASI ANTI SUAP" , jadi biar bisa faham, bacanya dari artikel klarifikasi dan proklamasi anti suap dulu ya... semoga bisa membawa manfaat, hikmah atau apa saja, yg penting bisa berguna... selamat menyimak..

Suap kecil di urusin yg besar dibiarkan..??!!
Bukan masalah besar dan kecilnya jumlah uang yg diberikan ataupun di terima, tp esensi dari huklum uang tersebut yg kita permasalahkan. Apa kalau hanya seidkit jadi halal..?? Kalian pikir sendiri saja...
Kemudian, yg besar tidak bisa saya jangkau, saya mencoba melakukan perubahan di masyarakat sesuai kemampuan saya, menyelidiki dan menangkap pejabat korup bukan kapasitas saya, mengajak mereka juga bukan sesuatu yg mudah bagi saya, karena untuk ketemu saja blm tentu bisa.. tapi semoga saja, dari sarana artikel di blog ini, ada warga masyarakat, petani, pedagang, polisi, tentara, pegawai atau bahkan pejabat yg mendapatkan hidayah untuk melakukan perubahan, mengakhiri tradisi suap menyuap.
Jadi intinya saya melakukan apa yg mampu saya lakukan, krn perubahan tidak harus dari atasan, gerakan moral dari bawah juga bisa menjadi pemicu perubahan besar.

Selasa, 14 November 2017

KLARIFIKASI DAN PROKLAMASI ANTI SUAP


KLARIFIKASI DAN PROKLAMASI ANTI SUAP
By : Agung Dwi Wibowo
Sebelum memulai bahasan tentang klarifikasi dan proklamasi, maka saya awali dulu dengan sedikit cerita tentang beberapa rentetan atau kronologi kejadian yang menjadi titik tolak pengambilan sikap yang “BERBEDA” dari pengalaman saya pribadi. Semua yang akan saya kemukakan merupakan suatu pendapat subyektif dari saya, jadi jika ada yang menilai saya tidak obyektif dalam menilai permasalahan ini, maka benar adanya.
Saya mulai terjun ke masyarakat secara langsung, semenjak saya pulang kembali ke desa, setelah beberapa tahun saya pergi untuk menempuh pendidikan di kota Malang.
Pada awalnya saya tidak mengetahui, bahwa kondisi yang berkaitan dengan suap menyuap ini begitu menggurita di tanah kelahiran saya. Segala sesuatu begitu terasa jauh dari idealisme yang saya pegang. Semua idealisme yang saya dapatkan, baik dari hasil belajar di pesantren maupun masjid tempat saya tinggal selama kuliah, begitu kental terasa bertolak belakang dengan realita yang terjadi dimasyarakat dimana saya dilahirkan. Kondisi semacam ini, tentu saya sangat memprihatinkan, terutama bagi saya pribadi, putra Asli Sekarsari, dimana bukan hanya saya dan ayah yang lahir disini, tetapi, kakek, buyut dan canggah (sebatas yg saya ketahui sampai canggah)dilahirkan dan dikebumikan di desa ini.

Duit Tukon iku HARAM...!!!


Meski dibungkus dengan berbagai istilah pengganti, seperti  uang transport, gantine ngarit, gantine kerjo sedino, atau bisa jadi suatu saat akan diganti dengan istilah “Sedekah Calon”. Tapi esensinya tetap sama, itu uang suap, diberikan oleh orang yang bersaing dan berebut kekuasaan, kepada pihak yang saat itu berwenang memberikan suaranya.
Yang membuat miris, ini terjadi secara menyeluruh, dianggap sudah hal biasa dan wajar, padahal suap ini masuk dalam kategori DOSA BESAR. Seorang istri, bisa jadi akan mentah mentah menolak uang dari suaminya bila dia tahu uang itu hasil dari mencuri, tp akan diam bahkan bisa jadi banyak yang mengharap mendapatkan uang suap (duit tukon), baik itu dalam rangka PILKADES, PILBUP, PILGUB Ataupun CALEG DPR/D.

Minggu, 30 Juli 2017

Masjid BAITUL HAQ

Masjid BAITUL HAQ
Masjid ini berdiri di lahan tanah desa, tepatnya berada di RW 3 desa Sekarsari, kegiatannya tergolong aktif, pengajian mingguan di adakan 2 kali, setiap hari rabu dan sabtu, juga ada kegiatan pengajian selapanan (35 hari / 5 minggu sekali)
letaknya strategis, berada di pertigaan jalan.
Masjid ini adalah salah satu contoh dari berdirinya bangunan hasil swadaya masyarakat, juga berbagai bantuan dari pihak yang ingin berpartisipasi dalam pembangunan tempat ibadah.

Welcome to my village

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Blog ini kami dedikasikan untuk perkembangan dan kemajuan desa kami tercinta : DESA SEKARS...